Cara Custom Domain Blogspot Lengkap + Setting DNS Tanpa Error

Custom domain Blogger memungkinkan Anda mengganti alamat blog bawaan Blogspot menjadi nama domain sendiri, seperti www.namadomain.com. Penggunaan domain pribadi membuat alamat website terlihat lebih profesional, mudah diingat, dan lebih cocok digunakan untuk membangun branding blog dalam jangka panjang.

Namun, proses custom domain Blogspot tidak cukup hanya dengan memasukkan nama domain ke Blogger. Anda juga perlu melakukan setting DNS pada panel domain, terutama menambahkan CNAME dan A Record sesuai informasi yang diberikan oleh Blogger.

Dalam panduan ini, kita akan membahas cara custom domain Blogger secara lengkap, mulai dari persiapan domain, menambahkan domain ke Blogger, setting CNAME, konfigurasi A Record, mengatasi error, hingga mengaktifkan HTTPS.

Apa Itu Custom Domain Blogger?

Custom domain Blogger adalah proses menghubungkan nama domain milik sendiri dengan blog yang dibuat menggunakan platform Blogger. Secara default, blog Blogger menggunakan alamat dengan akhiran blogspot.com.

Contohnya, ketika membuat blog baru, alamatnya dapat terlihat seperti berikut:

https://namablog.blogspot.com

Setelah menggunakan custom domain, alamat tersebut dapat berubah menjadi:

https://www.namadomain.com

Dengan menggunakan domain sendiri, pengunjung tidak perlu lagi mengakses alamat Blogspot yang panjang. Nama domain juga dapat disesuaikan dengan nama bisnis, brand, organisasi, portofolio, maupun identitas pribadi.

Manfaat Menggunakan Custom Domain di Blogger

Menggunakan domain sendiri pada Blogger memiliki sejumlah manfaat, terutama bagi Anda yang ingin mengembangkan blog secara lebih serius.

  • Meningkatkan profesionalitas website karena menggunakan alamat domain sendiri.
  • Mempermudah branding karena nama domain dapat disesuaikan dengan nama bisnis atau brand.
  • Lebih mudah diingat dibandingkan alamat subdomain Blogspot.
  • Memberikan identitas website yang lebih kuat untuk jangka panjang.
  • Mendukung penggunaan HTTPS sehingga akses website menjadi lebih aman.
  • Lebih fleksibel untuk pengembangan website karena domain merupakan aset yang dapat digunakan dalam jangka panjang.

Perlu dipahami bahwa custom domain bukan jaminan otomatis meningkatkan ranking SEO. Peringkat website di mesin pencari dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kualitas konten, relevansi dengan pencarian pengguna, struktur website, pengalaman pengguna, performa teknis, dan faktor SEO lainnya.

Contoh Alamat Blogger Sebelum dan Sesudah Custom Domain

Sebelum menggunakan custom domain, alamat Blogger biasanya menggunakan subdomain Blogspot seperti:

https://namablog.blogspot.com

Setelah menggunakan domain sendiri, alamat website dapat menjadi:

https://www.namadomain.com

Perubahan tersebut membuat alamat website terlihat lebih ringkas dan profesional. Anda juga dapat menggunakan nama domain yang sesuai dengan topik atau identitas website.

Persiapan Sebelum Custom Domain Blogger

Sebelum melakukan konfigurasi, ada beberapa hal yang perlu disiapkan agar proses setting custom domain Blogspot berjalan lebih lancar.

  • Blog Blogger yang masih aktif.
  • Nama domain yang sudah terdaftar.
  • Akses ke akun penyedia domain.
  • Akses ke pengaturan DNS domain.
  • Akses ke akun Blogger yang digunakan untuk mengelola blog.

Pastikan domain Anda masih aktif dan dapat digunakan untuk melakukan perubahan DNS. Tampilan menu DNS dapat berbeda-beda tergantung penyedia domain yang digunakan.

Cara Custom Domain Blogspot di Blogger

1. Buka Dashboard Blogger

Langkah pertama adalah masuk ke dashboard Blogger menggunakan akun Google yang digunakan untuk mengelola blog.

Pilih blog yang ingin dihubungkan dengan domain sendiri, kemudian masuk ke menu:

Setelan → Publikasi

Pada bagian alamat blog, pilih opsi untuk menggunakan domain pihak ketiga.

2. Masukkan Nama Custom Domain

Masukkan nama domain yang ingin digunakan. Sebagai contoh:

www.namadomain.com

Setelah memasukkan domain, klik tombol untuk menyimpan pengaturan.

Jika DNS domain belum dikonfigurasi, Blogger akan menampilkan informasi DNS yang harus ditambahkan. Biasanya Anda akan mendapatkan dua record CNAME.

Apa Itu CNAME pada Custom Domain Blogger?

CNAME merupakan salah satu jenis DNS record yang digunakan untuk mengarahkan sebuah hostname ke hostname lainnya.

Dalam konfigurasi custom domain Blogger, salah satu CNAME yang umum digunakan adalah:

Type: CNAME
Name: www
Target: ghs.google.com

Selain itu, Blogger akan memberikan satu CNAME khusus untuk proses verifikasi domain.

Contohnya dapat terlihat seperti berikut:

Type: CNAME
Name: abcdefghijkl
Target: gv-xxxxxxxx.dv.googlehosted.com

Penting: contoh kode di atas hanya ilustrasi. Jangan menyalin CNAME verifikasi tersebut ke domain Anda. Gunakan CNAME yang diberikan langsung oleh dashboard Blogger karena setiap blog dapat memiliki kode verifikasi yang berbeda.

Cara Setting CNAME Blogger di DNS Domain

Setelah mendapatkan CNAME dari Blogger, buka panel DNS pada penyedia domain Anda.

Tambahkan CNAME pertama dengan konfigurasi seperti berikut:

Type  : CNAME
Name  : www
Target: ghs.google.com

Kemudian tambahkan CNAME kedua berdasarkan kode yang diberikan oleh Blogger:

Type  : CNAME
Name  : kode-verifikasi-dari-blogger
Target: target-verifikasi-dari-blogger

Pastikan bagian Name dan Target diisi sesuai informasi yang muncul pada dashboard Blogger. Jangan mengubah karakter atau tanda baca pada kode verifikasi.

Cara Setting A Record untuk Custom Domain Blogger

Selain CNAME, Anda mungkin perlu menambahkan beberapa A Record Blogger untuk mengarahkan domain utama atau versi non-www ke layanan Blogger.

Alamat IP yang umum digunakan untuk Blogger adalah:

216.239.32.21
216.239.34.21
216.239.36.21
216.239.38.21

Contoh konfigurasi A Record pada DNS:

Type: A
Name: @
Target: 216.239.32.21
Type: A
Name: @
Target: 216.239.34.21
Type: A
Name: @
Target: 216.239.36.21
Type: A
Name: @
Target: 216.239.38.21

Pada beberapa penyedia domain, bagian Name atau Host dapat menggunakan simbol @ untuk menunjukkan domain utama. Panel DNS lainnya mungkin memiliki tampilan berbeda.

Setelah DNS Selesai, Kembali ke Blogger

Setelah CNAME dan A Record selesai dibuat, kembali ke dashboard Blogger dan coba simpan kembali custom domain yang sudah dimasukkan sebelumnya.

Blogger akan melakukan pemeriksaan terhadap konfigurasi DNS. Jika record yang diperlukan sudah terbaca, domain dapat berhasil terhubung dengan blog.

Jika masih muncul pesan error, jangan langsung menghapus semua DNS. Periksa satu per satu konfigurasi yang sudah dibuat.

Cara Mengatasi Custom Domain Blogger Error

1. Error CNAME Tidak Ditemukan

Jika Blogger mengatakan CNAME belum ditemukan, periksa kembali DNS domain Anda.

Pastikan CNAME pertama menggunakan:

www → ghs.google.com

Untuk CNAME kedua, gunakan data unik yang diberikan Blogger pada saat proses pengaturan custom domain.

2. Domain Belum Bisa Dibuka

Jika domain sudah disetting tetapi belum dapat dibuka, kemungkinan perubahan DNS masih dalam proses propagasi.

DNS tidak selalu berubah secara langsung pada seluruh jaringan. Waktu propagasi dapat berbeda tergantung TTL, resolver DNS, penyedia domain, dan jaringan yang digunakan.

3. CNAME www Sudah Digunakan

Jika Anda tidak dapat membuat CNAME dengan nama www, periksa apakah sudah terdapat record lain dengan hostname yang sama.

Jangan membuat beberapa record yang saling bertentangan untuk hostname yang sama. Hapus atau sesuaikan record lama hanya jika Anda yakin record tersebut tidak lagi diperlukan.

4. Domain Mengarah ke Website Lama

Jika domain justru membuka website lama atau layanan hosting sebelumnya, periksa A Record dan CNAME yang masih tersimpan.

Record DNS dari konfigurasi website sebelumnya dapat menyebabkan domain mengarah ke server yang berbeda.

Berapa Lama Custom Domain Blogger Aktif?

Waktu aktif custom domain Blogger bergantung pada proses propagasi DNS. Pada beberapa kasus perubahan dapat terlihat dalam waktu relatif singkat, sedangkan pada kondisi tertentu membutuhkan waktu lebih lama.

Karena itu, jika Anda baru saja mengubah DNS, berikan waktu untuk proses propagasi sebelum menyimpulkan bahwa konfigurasi gagal.

Namun, apabila setelah waktu yang cukup lama domain masih belum terhubung, periksa kembali CNAME dan A Record yang telah dibuat.

Cara Mengaktifkan HTTPS di Blogger

Setelah custom domain berhasil terhubung, langkah berikutnya adalah memastikan HTTPS Blogger dapat digunakan.

HTTPS membantu mengenkripsi koneksi antara browser pengunjung dengan website. Alamat website akan menggunakan:

https://www.namadomain.com

Pastikan pengaturan HTTPS pada Blogger sudah aktif dan pengalihan ke HTTPS digunakan agar pengunjung diarahkan ke versi aman website.

Contoh HTML Informasi Custom Domain di Blogger

Setelah domain aktif, Anda dapat menampilkan informasi mengenai alamat website baru pada halaman atau postingan Blogger menggunakan HTML sederhana.

Berikut contohnya:

<div style="padding:15px;border:1px solid #ddd;border-radius:6px;">
  <p>Website resmi kami sekarang dapat diakses melalui:</p>
  <p><strong>https://www.namadomain.com</strong></p>
</div>

Kode tersebut hanya berfungsi untuk menampilkan informasi domain pada halaman Blogger. Kode HTML tersebut bukan kode untuk menghubungkan domain dengan Blogger.

Cara Memasang Kode HTML di Blogger

Jika ingin menampilkan box informasi domain pada postingan atau halaman, Anda dapat mengikuti langkah berikut:

  1. Masuk ke dashboard Blogger.
  2. Pilih menu Postingan atau Halaman.
  3. Buat postingan atau halaman baru.
  4. Pilih mode HTML.
  5. Tempelkan kode HTML yang ingin digunakan.
  6. Simpan atau publikasikan halaman.
  7. Buka halaman tersebut untuk melihat hasilnya.

Contoh CSS untuk Membuat Box Informasi Domain

Jika ingin membuat tampilan informasi domain menjadi lebih menarik, Anda dapat menggunakan CSS sederhana.

.custom-box {
  border: 1px solid #e0e0e0;
  padding: 15px;
  border-radius: 8px;
  background-color: #fafafa;
}

Kemudian gunakan class tersebut pada HTML:

<div class="custom-box">
  <p>Domain baru telah aktif dan siap digunakan.</p>
</div>

Warna background, border, jarak dalam, dan ukuran sudut dapat disesuaikan dengan desain template Blogger yang Anda gunakan.

Tips SEO Setelah Menggunakan Custom Domain

Custom domain merupakan bagian dari pengembangan website, tetapi optimasi SEO tidak berhenti setelah domain berhasil terhubung. Anda tetap perlu mengoptimalkan konten dan struktur website.

  • Gunakan judul artikel yang relevan dengan kata kunci yang dicari pengguna.
  • Buat artikel yang memberikan jawaban lengkap terhadap kebutuhan pembaca.
  • Gunakan struktur heading H1, H2, dan H3 secara teratur.
  • Tambahkan internal link ke artikel lain yang masih relevan.
  • Gunakan atribut alt pada gambar secara deskriptif.
  • Pastikan website nyaman digunakan pada perangkat mobile.
  • Gunakan HTTPS pada website.
  • Hindari penggunaan kata kunci secara berlebihan.
  • Perbarui artikel lama apabila terdapat informasi yang sudah tidak sesuai.

FAQ Seputar Custom Domain Blogger

Apakah Blogger bisa menggunakan domain sendiri?

Ya. Blogger mendukung penggunaan domain pihak ketiga sehingga blog dapat diakses menggunakan nama domain sendiri.

Apakah custom domain Blogger membutuhkan hosting?

Jika blog tetap menggunakan platform Blogger, Anda tidak perlu membeli hosting web terpisah hanya untuk menjalankan blog tersebut. Domain cukup dikonfigurasi melalui DNS agar terhubung dengan Blogger.

Apakah CNAME Blogger setiap pengguna sama?

CNAME tujuan Blogger dapat menggunakan data yang umum, tetapi CNAME verifikasi yang diberikan Blogger bersifat khusus. Karena itu, selalu gunakan data CNAME yang tampil pada dashboard Blogger Anda.

Berapa lama custom domain Blogger aktif?

Waktu aktivasi dapat berbeda karena perubahan DNS membutuhkan proses propagasi. Beberapa konfigurasi dapat aktif dalam waktu singkat, sedangkan kondisi lainnya membutuhkan waktu lebih lama.

Apakah custom domain otomatis meningkatkan SEO?

Tidak. Custom domain membantu membangun branding dan memberikan alamat website yang lebih profesional, tetapi tidak menjamin peningkatan ranking secara otomatis. SEO tetap membutuhkan konten berkualitas, struktur website yang baik, pengalaman pengguna yang baik, serta optimasi teknis yang sesuai.

Apakah HTTPS perlu diaktifkan di Blogger?

Disarankan menggunakan HTTPS agar koneksi website lebih aman dan pengunjung dapat mengakses website melalui protokol HTTPS.

Mengapa custom domain Blogger masih error?

Beberapa penyebabnya antara lain CNAME belum benar, A Record belum sesuai, terdapat DNS record yang bertentangan, atau perubahan DNS masih dalam proses propagasi. Periksa kembali seluruh konfigurasi DNS dan data yang diberikan oleh Blogger.

Kesimpulan

Cara custom domain Blogspot dapat dilakukan dengan menghubungkan domain sendiri melalui pengaturan publikasi Blogger dan melakukan konfigurasi DNS pada penyedia domain. Bagian terpenting dalam proses ini adalah memastikan CNAME dan A Record telah diatur dengan benar.

Gunakan CNAME verifikasi yang diberikan langsung oleh Blogger dan jangan menggantinya dengan contoh yang ada pada artikel. Setelah domain berhasil terhubung, pastikan HTTPS telah dikonfigurasi dengan baik.

Dengan menggunakan custom domain Blogger, blog Anda dapat memiliki alamat website yang lebih profesional, mudah diingat, dan sesuai untuk membangun branding dalam jangka panjang. Setelah itu, lanjutkan dengan membuat konten berkualitas dan melakukan optimasi SEO secara konsisten agar website dapat berkembang dengan lebih baik.

Baca Artikel Lainnya

Link profil berhasil disalin!